Kejuaraan Dunia 2026 - Belum Didampingi Pelatih Baru, Amri/Nita Ungkap Hal yang Dibutuhkan Ganda Campuran Jelang Kedatangan Nova Widianto
oleh Redaksi Olahraga•15 Agustus 2026(diperbarui 9 September 2026)

Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah memberikan pandangannya mengenai kondisi sektor ganda campuran Indonesia yang tengah menjadi sorotan setelah adanya pergantian pelatih.
Rionny Mainaky digantikan oleh Nova Widianto, yang sebelumnya menangani sektor ganda campuran tim nasional Malaysia.
Selain pergantian pelatih, keputusan PBSI menarik Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil dari Kejuaraan Dunia 2026 juga memicu pertanyaan di kalangan penggemar bulu tangkis Indonesia.
Persiapan Amri/Nita
Amri/Nita mengaku telah melakukan persiapan dengan cukup baik untuk menghadapi Kejuaraan Dunia 2026.
Setelah tampil di China Open, mereka memiliki waktu sekitar tiga pekan untuk mempersiapkan diri, termasuk dari sisi fisik, mental, dan teknis.
"Persiapan kejuaraan dunia cukup baik. Setelah China Open ada persiapan tiga minggu. Persiapan fisik, mental, menurut saya cukup. Mungkin ada beberapa teknis yang harus dibenahi lagi. Sisa beberapa hari lagi kami optimalkan," kata Amri kepada media, termasuk BolaSport.com.
Nita menilai persiapan menuju Kejuaraan Dunia memiliki perbedaan dibandingkan turnamen lainnya.
"Kalau saya, pasti berbeda persiapannya dari turnamen lain dengan kejuaraan dunia. Tetapi, kami mempersiapkan semaksimal mungkin yang kami bisa dan kami mengupayakan apa yang bisa dilakukan," ujar Nita.
"Ada tambahan, apa pun caranya untuk memaksimalkan kejuaraan dunia kami lakukan."
Masih Dilatih Muhammad Rijal
Kejuaraan Dunia 2026 akan digelar di New Delhi, India, pada 17-23 Agustus.
Namun, di tengah persiapan menuju turnamen tersebut, sektor ganda campuran Indonesia masih dilatih oleh pelatih pelatnas pratama Muhammad Rijal. Pasalnya, Nova Widianto belum turun langsung mendampingi para pemain.
Amri menyebut kondisi tersebut tidak menjadi kendala berarti dalam persiapannya bersama Nita.
"Sementara ini kami dilatih oleh Coach Rijal dan Mas Hendra. Kendalanya tidak ada, paling hanya sedikit di pola latihan. Menurut saya, kami bisa beradaptasi dengan cepat," ungkap Amri.
Ia juga menilai arahan yang diberikan dalam sesi latihan cukup detail, terutama terkait aspek teknis permainan.
"Arahan diberikan lalu banyak yang diberikan per hari, per latihan, detail sekali. Maksudnya, setiap pukulan lebih detail," tutur Amri.
Target Medali
Amri/Nita juga menyadari bahwa mereka memiliki tanggung jawab untuk memberikan hasil terbaik bagi Indonesia di Kejuaraan Dunia 2026.
Setelah Jafar/Felisha mundur, Amri/Nita menjadi salah satu wakil Indonesia yang diharapkan mampu bersaing di sektor ganda campuran.
Selain Amri/Nita, Indonesia juga akan diwakili Marwan Faza/Aisyah Salsabila Putri Pranata yang menggantikan Jafar/Felisha.
"Dari target, kami diharapkan bisa meraih medali. Ganda campuran ini setelah Jafar/Felisha mundur, kami mencoba memberi yang terbaik," kata Amri.
Tak Ingin Terbebani
Meski membawa target meraih medali, Amri/Nita tidak ingin menjadikan situasi tersebut sebagai beban tambahan.
Nita menegaskan bahwa mereka memilih fokus menjalani setiap proses persiapan dan memberikan yang terbaik dari hari ke hari.
"Tidak, kalau soal beban. Kami membebani diri sendiri dengan menjalani per harinya dan kami mengusahakan apa yang bisa kami usahakan itu lebih baik daripada kami membebani diri sendiri," tutur Nita.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan serta kedatangan Nova Widianto yang segera menyusul, Amri/Nita berharap sektor ganda campuran Indonesia mampu tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik pada Kejuaraan Dunia 2026.
Tags:#LIVEZONE


